Playground Anda menggunakan Tips Perencanaan Sederhana ini

Anak-anak dengan autisme sering tidak merasa nyaman atau diterima di taman bermain komunitas kami. Anda dapat membalikkan tren ini, jika Anda jual playground murah Anda dengan anak-anak dengan autisme dalam pikiran. Berikut adalah ide untuk jual playground yang lebih ramah untuk semua.

Ketika merancang taman bermain untuk memasukkan anak-anak dengan autisme, Anda harus memahami bahwa ada spektrum keparahan dan setiap anak berbeda. Beberapa anak memiliki tipe autisme yang lebih moderat, sementara yang lain akan memiliki gejala yang lebih parah.

Orang dengan Gangguan Pengolahan Sensorik mungkin responsif terhadap input sensorik yang berarti mereka bereaksi berlebihan. Sementara orang lain mungkin hypo-responsif terhadap input indera yang berarti mereka kurang bereaksi. Pada banyak orang, ini merupakan kombinasi keduanya. Ini membawa kita pada fakta bahwa setiap anak adalah seorang individu. Oleh karena itu, sama seperti setiap anak lainnya, anak-anak dengan autisme bereaksi secara berbeda dan menikmati berbagai kegiatan di taman bermain. Namun, kami dapat mengambil beberapa informasi tentang tiga indra yang dibicarakan di atas dan membuat beberapa pengamatan umum tentang apa yang seharusnya masuk ke taman bermain yang secara aktif menyambut anak-anak dengan autisme.

* Tempat bermain harus dipagari sehingga ketika seorang anak merasa perlu untuk melarikan diri dari stimulasi berlebihan, dia tidak dapat meninggalkan area tersebut.

* Taman bermain harus meliputi alam: kebun, area berumput, pohon, dll. Studi terbaru dari University of Illinois menemukan bahwa berjalan di alam membantu anak-anak dengan ADHD tetap penuh perhatian.

* Keamanan permukaan harus memenuhi atau melampaui semua pedoman. Anak-anak, yang tidak merasakan perasaannya kuat, mungkin ingin memanjat setinggi mungkin dan melompat. Kejatuhan yang intens memungkinkan mereka merasakan dampaknya. Mereka mungkin tidak mengenali bahaya sehingga penting bahwa bahan permukaan yang aman dijaga secara teratur.

* Harus ada area yang tenang di mana seorang anak dapat kembali berkumpul ketika dia terlalu terangsang. Daerah tenang ini dapat dibuat melalui lansekap atau penggunaan peralatan bermain, seperti rumah bermain.

* Peralatan bermain harus ditempatkan sedikit lebih jauh, memungkinkan anak untuk bermain tanpa menyentuh atau disentuh oleh anak lain.

* Harus ada peralatan bermain yang berayun, berputar-putar, dan memungkinkan anak-anak memanjat dan melompat. Kegiatan ini membantu anak-anak dengan sistem vestibular dan proprioceptive mereka.